Kantor Pengolahan Data Elektronik dan Telematika

Selayang Pandang
Profil Singkat Profil Singkat
Sejarah Singkat Sejarah Singkat
Letak Geografis Letak Geografis
Kondisi Masyarakat Kondisi Masyarakat
Iklim dan Topografi Wilayah Iklim dan Topografi Wilayah
Flora dan Fauna Flora dan Fauna
Jenis Tanah dan Batuan Jenis Tanah dan Batuan
Bahasa dan Budaya Bahasa dan Budaya
Peta Daerah Peta Daerah
INFORMASI PELELANGAN INFORMASI PELELANGAN
Profil Pemerintah
Sambutan Bupati Sambutan Bupati
Sejarah Pemerintahan Sejarah Pemerintahan
Badan Badan
Dinas Dinas
Sekretariat Daerah Sekretariat Daerah
Kantor Kantor
Kecamatan Kecamatan
DPRD DPRD
Sekretariat Dewan Sekretariat Dewan
Visi, Misi dan Motto Visi, Misi dan Motto
Lambang dan Arti Lambang Lambang dan Arti Lambang
Program Kerja dan Rencana Strategis Program Kerja dan Rencana Strategis
Sektor dan Program Prioritas Sektor dan Program Prioritas
Peluang Pembangunan Daerah Peluang Pembangunan Daerah
Pengembangan Kawasan Fungsional Pengembangan Kawasan Fungsional
Pimpinan Pemerintahan Pimpinan Pemerintahan
Daftar Alamat Instansi Pemerintahan Daftar Alamat Instansi Pemerintahan
Potensi Unggulan
Potensi Perikanan dan Kelautan Potensi Perikanan dan Kelautan
Potensi Pariwisata Potensi Pariwisata
Potensi Perkebunan Potensi Perkebunan
Potensi Pendapatan Per Kapita Potensi Pendapatan Per Kapita
Potensi Budaya Potensi Budaya
Potensi Kependudukan Potensi Kependudukan
Potensi Tenaga Kerja Potensi Tenaga Kerja
Potensi Letak Geografis Potensi Letak Geografis
Potensi Pertanian Potensi Pertanian
Potensi Industri Potensi Industri
Potensi Perdagangan Potensi Perdagangan
Potensi Peternakan Potensi Peternakan
Bisnis & Ekonomi
Peluang Investasi Peluang Investasi
Pertumbuhan Ekonomi Daerah Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pendapatan Per Kapita Pendapatan Per Kapita
Penanaman Modal Penanaman Modal
Prosedur Investasi Prosedur Investasi
Eksport Import Eksport Import
Tingkat Perkembangan Harga dan Inflasi Regional Tingkat Perkembangan Harga dan Inflasi Regional
Investasi dan Pertumbuhan Sektor Investasi dan Pertumbuhan Sektor

Sejarah Pemerintahan
 

Periode Tahun 1526 - 1616
Pada tahun 1526 Gubernur Portugis untuk Ternate Jorge de Menezes berangkat dari Malaka menuju Ternate. Disebabkan badai, kapalnya terdampar di Warsa Biak Utara. Selama 6 bulan ia tinggal di Warsa (Desember 1526 - Mei 1527) menunggu cuaca yang baik dan di bulan Mei 1527 ia berangkat meninggalkan Biak serta tiba di Ternate 31 Mei 1527.

Periode Tahun 1616 - 1919
Pada tahun 1616 Jacob Le Maire dan Willem Cornelizs Schoten yang berlayar melewati Kepualauan Biak Numfor sehingga untuk pertama kali disebut Schouten Eilanden.
Pada periode ini juga tepatnya tanggal 26 April 1908 Pendeta F.J.F Fan Hasselt membuka Pos Zending pertama di Maudori dengan menempatkan Guru Petrus Kafiar putra asli Maudori (Biak) yang menjadi Guru Injil pertama di Irian Jaya. Petrus Kafiar adalah lulusan dari Depok Jawa Barat.
Pusat Pemerintah pertama di Anggraidi (Paray), kemudian tempat ini diusahakan pedagang Belanda (VOC) kerja sama dengan pedagang Cina sebagai tempat pelabuhan Kapal Dagang VOC.

Periode Tahun 1919 - 1945
Periode ini kedudukan Anggraidi (Paray) sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan dipindahkan ke Bosnik sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan yang baru. Selanjutnya Bosnik merupakan ibukota pertama daerah Biak Numfor hingga tahun 1945. Pada Bulan April 1942 pecah Perang Dunia II.
Sebagai puncaknya tanggal 22 April 1944 tentara Sekutu merebut kembali Hollandia (Jayapura) di bawah pimpinan Jenderal Douglas Mc Arthur dan mendarat di Biak pada tanggal 27 Mei 1944.

Periode 1945 - 1962
Dengan kemenangan Sekutu (1944 - 1945) kekuatan pada waktu itu berada di tangan NICA (Netherlandsch Indies Civil Administration). Setelah kekuasaan Sekutu berakhir daerah ini diserahkan kembali pada Pemerintahan Hindia Belanda.
Mengingat letak Ibukota Pemerintahan di Bosnik kurang strategis baik dari segi pengembangan maupun perluasan kota itu sendiri, di samping fasilitas yang tersedia pada waktu itu tidak memadai bila dibandingkan dengan fasilitas yang ditinggalkan oleh tentara Sekutu di Nicakamp (Yendidori) maka pada tahun 1946 ibukota dipindahkan ke Nicakamp. Tahun 1953 ibukota dipindahkan ke Biak sebagai ibukota Order Afdeling Schouten Eilanden.

Periode 1963 - Sekarang
Berdasarkan resolusi yang diterima oleh PBB pihak Belanda menyerahkan Irian Barat (Nederland New Guinea) pada UNTEA (United Nation Temporary Executive Authority) pada tanggal 1 Oktober 1962. Selanjutnya UNTEA menyerahkannya kepada Indonesia. Pada tanggal 1 Mei 1963 jam 12.30 WIT, diadakan upacara penyerahan Irian Barat dari UNTEA epada Pemerintah RI di depan Kantor Order Afdeling Schouten Eilanden yang ditandai dengan penurunan bendara UNTEA digantikan dengan pengibaran Bendera Merah Putih. Pada saat yang sama penggantian peredaran uang Golden dengan Rupiah Irian Barat (IBRP) dengan dibukanya peti uang IBRP oleh Lukas Rumkorem.

Tonggak sejarah lain dalam peristiwa penyerahan kedaulatan ini adalah penanaman Pohon Beringin di depan Kantor Order Afdeling Schouten Eilanden tepatnya di Lapangan Mandala Biak oleh HPB (Hoofd Plaatselijk Bestuur) atau Kepala Pemerintahan Setempat Arnold Mampioperr. Arnold Mampioperr putera Indonesia kelahiran Biak adalah HPB pertama di saat kedaulatan UNTEA ke Republik Indonesia yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Ketua Dewan Daerah Biak.

Dalam perkembangan selanjutnya berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1969 makan sampai dengan tahun 1984 kabupaten Biak Numfor sekarang bernama Kabupaten Teluk Cenderawasih sebagai salah satu kabupaten yang masih itu masih membawahi daerah Yapen waropen dan sebagaian daeran Paniai.

Sebutan Kabupaten Teluk Cenderawasih pada tahun 184 diubah dengan sebutan Kabupaten Biak Numfor berdasarkan SK Bupati Biak Numfor Nomor 61 SK/VII/1984 tanggal 26 Juli1984. Pejabat-pejabat yang memimpin Kabupaten Biak Numfor:
1. Sukarwadi P.S. 1963 - 1968
2. Drs, Sjarifuddin Harahap. 1968 - 1973
3. Letkol Hendrk wiradinata 1973 - 1977
4. Lekol warnosadoi 1978 - 1983
5. Adam Manggara 1983 - 1987
6. Drs. Dorus Rumbiak 1988 - 1993
7. Kol. Pol. Amandus Mansenmbra 1993 - 1998
8. Obed Albert Sroyer 1998 - 2003
9. Yusuf Melianus Maryen 2003 - 2013
10. Yesaya Sombuk 2014 - 2019




«« prev | top | next »»

 

 
Anda pengunjung ke 0030629 Copyright © 2005 Pemerintah Kabupaten Biak Numfor
Jl. Majapahit, Biak